Calon Penumpang Tujuan Pulau Jawa dan Bali Harus Tunjukkan Kartu Vaksin

Selasa, 6 Juli 2021 14:15

Suasana Bandara Sultan Hasanuddin.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan dari dan menuju Bali dan Jawa, harus menyertakan kartu vaksin Covid-19 pertama.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I, Iwan Risdianto mengatakan, hal ini sesuai ketentuan perjalanan baru ini berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor SE 45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

“Kalau tidak ada itu, tidak bisa berangkat ke Jawa dan Bali,” ungkapnya, kemarin.

Selain itu, lanjut Iwan, dokumen lain yang disyaratkan adalah surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan. Calon penumpang juga diwajibkan untuk mengisi e-HAC Indonesia.

“Dari e-HAC akan kelihatan, apakah penumpang ini telah melakukan vaksinasi atau belum. Makanya e-HAC wajib diisi oleh calon penumpang,” jelas Iwan.

Namun bagi calon penumpang yang belum divaksin karena alasan medis berdasarkan keterangan dokter spesialis, wajib melampirkan surat keterangan yang merujuk pada kondisi kesehatannya.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero), Handy Heryudhitiawan dalam rilisnya, mendukung penuh penerapan kebijakan pemerintah terkait ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan siap menerapkan ketentuan perjalanan baru tersebut.

“Petugas bandara Angkasa Pura I bersama stakeholder komunitas bandara siap menerapkan ketentuan perjalanan orang dalam negeri melalui udara pada PPKM Darurat Jawa-Bali selama 3-20 Juli ini sesuai SE Kemenhub Nomor 45 Tahun 2021 yang akan mulai diimplementasikan pada 5 Juli 2021,” paparnya. (rin/yuk)

Bagikan berita ini:
7
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar