Fee Proyek Juga Mengalir ke Panitia Tender

Selasa, 6 Juli 2021 10:26

BERI KESAKSIAN Supir pribadi Agung Sucipto, Nuryadi (kanan atas) dan mantan Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras (kana...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gratifikasi atau fee proyek sebagai tanda terima kasih mengalir tidak hanya pada level pimpinan saja. Proyek di Sulsel, bahkan harus diamankan hingga ke panitia tender dan stafnya.

Terdakwa suap dan gratifikasi proyek Sulsel, Agung Sucipto membeberkan hal ini dalam persidangan lalu. Empat proyek besar yang ia kerjakan di masa pemerintahan NA, semuanya ada ada uang tanda terima kasih.

Menurut Agung Sucipto, setiap proyek yang dikerjakan ia selalu memberikan 5 persen hasil keuntungannya kepada NA. Tak hanya ke NA, Agung Sucipto juga memberikan ke pelaksana tender hingga ke staf-nya.

Agung mengaku punya niat agar setiap tender proyek bisa jatuh ke perusahaanya. Selama NA gubernur, Agung mengaku mendapat empat proyek yang dikerjakan pada 2019-2020 di Sulsel. Semua proyek itu, Agung menangkan dengan disertai uang terima kasih.

Pertama, proyek Ruas Palampang – Munte – Bontolempangan, Sinjai – Bulukumba tahun anggaran dengan nilai kontrak Rp28,9 miliar. Dimana sebelum proyek ini dimenangkan, Agung terlebih dahulu memberikan uang kepada NA sebesar 150 ribu dolar singapura.

Kedua, proyek pembangunan Jalan Ruas Palampangan – Munte – Bontolempangan DAK Tahun 2020 senilai Rp15,7 M. Setelah Agung Sucipto menang tender, ia memberikan Rp60 juta kepada Sari Pudjiastuti.

Ketiga, Pembangunan Jalan, Pedestrian dan Penerangan Jalan di Kawasan Wisata Bira dari anggaran keuangan Sulsel untuk Kabupaten Bulukumba Tahun 2020 senilai Rp20,8 M. Dari pengerjaan ini, iaia memberikan tanda terima kasih kepada Kepala ULP Bulukumba, untuk dibagikan kepada staff-nya, yaitu sekitar Rp100 juta.

Bagikan berita ini:
10
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar