Innalillah… Sang Ensiklopedia Tujuh Mazhab Asal Soppeng Wafat di Usia 40 Tahun

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Ormas Darud Da'wah wal Irsyad tengah berduka. Salah satu putra terbaiknya, KH Dr Azwar Kamaruddin wafat, Selasa, 6 Juni 2021. Ulama muda asal Soppeng ini dijuluki Ensiklopedia Berjalan Tujuh Mazhab Islam saat menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

Kabar wafatnya Azwar Kamaruddin mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, dia diyakini memiliki kapasitas sebagai ulama besar karena kepakarannya di bidang fikih dan ilmu tafsir. Dia juga dikenal sebagai Hafiz Quran bersuara merdu. Usianya pun masih sangat muda, 40 tahun.

Ucapan  belasungkawa mengalir dari berbagai tokoh agama di media sosial. Tak terkecuali Ustad Abdus Shomad serta ustad populer lainnya. Azwar yang menyelesaikan gelar doktoral di bidang fikih dengan predikat Summa Cum Laude ini, memang sempat mengundang kekaguman beberapa Ustad karena kedalaman ilmunya. Dia kerap diundang menghadiri sejumlah konferensi Islam tingkat internasional.

Usai menyelesaikan studi di Al Azhar, ayah tiga anak ini pulang ke tanah air untuk membaktikan ilmunya. Sekali pun mendapat tawaran dosen di sejumlah perguruan tinggi besar, dia lebih memilih mengabdi di kampung halamannya, Soppeng.

Setahun terakhir, dia juga mengelola Pondok Pesantren DDI Al Abrad bersama sejumlah tamatan DDI Mangkoso yang juga alumni Kairo Mesir. Pesantren ini didedikasikan untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Informasi yang dihimpun Fajar Online, Azwar Kamaruddin juga sering mensyarah kitab-kitab klasik karya Guru Besar DDI, Almarhum Anre Gurutta Haji Abdurrahman Ambo Dalle. Pengajian secara virtual itu diikuti para alumni DDI Mangkoso.

Pada pekan terakhir Juni, Azwar Kamaruddin jatuh sakit. Dia kemudian wafat pada Selasa kemarin dan dimakamkan di kampung halamannya, Walo, Soppeng. (aha)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan