Safari Harmoko

Selasa, 6 Juli 2021 09:36

Disway

Oleh : Dahlan Iskan

BELIAU begitu loyal kepada Pak Harto. Setiap memberi keterangan pers selalu didahului dengan kata-kata ”sesuai dengan petunjuk bapak presiden”.

Itulah ”predikat” yang melekat pada Pak Harmoko: ”menteri petunjuk”. Hebat sekali. Presiden Soeharto begitu percaya pada beliau: menjadi menteri penerangan 14 tahun, menjadi Ketua Umum Golkar, menjadi Ketua DPR/MPR.

Padahal beliau itu sipil. Bukan pula sarjana apalagi profesor –seperti umumnya menteri saat itu. Beliau wartawan yang kemudian menjadi pengusaha pers.

Wartawan itu sulit diatur. Beliau, ternyata, juga orang yang begitu tegar melengserkan Pak Harto.

Memang, demo mahasiswanya yang luar biasa: menduduki gedung DPR/MPR. Sampai bermalam di situ. Mereka menuntut Pak Harto mundur. Ekonomi negara memburuk.

Memang, aparat keamanan yang juga ”hebat”: membiarkan demo mahasiswa itu menduduki DPR/MPR. Bagaimana bisa para jenderal yang begitu loyal membiarkan gedung DPR diduduki.

Tapi semua itu menjadi lebih berarti karena Ketua DPR/MPR H. Harmoko, bikin pernyataan resmi: atas nama rakyat minta Pak Harto mundur.

Waktu itu secara legal DPR/MPR adalah lembaga yang sah mewakili rakyat. Dan Pak Harto selalu menghargai legalitas formal itu. Keesokan harinya, Pak Harto meletakkan jabatan.

Sabtu kemarin Pak Harmoko meninggal dunia. Karena sakit lamanya. Di usia 82 tahun.

Bagikan berita ini:
7
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar