Tak Masuk Akal, Ada Pajak ‘Bernapas’

  • Bagikan

Ternyata usut punya usut pajak yang dikenakan kepada penumpang ini akan digunakan untuk membayar biaya dari sistem penyaringan udara yang dipasang di bandara tersebut.

4. Pajak MedSos (Uganda)

Pajak kontroversial di Uganda ini akan menyasar situs medsos dan aplikasi medsos populer seperti Facebook, Twitter, Whatsapp, dan Telegram.

Dengan adanya pajak ini, nantinya netizen Uganda diharuskan membayar pajak harian sebesar 200 Shilling.

Namun hal ini tidak berlaku bagi semua tipe media sosial, Netizen yang tidak menggunakan aplikasi atau situs media sosial yang masuk list pemerintah, tidak akan dikenakan pajak tersebut. Pajak ini akan berlaku secara efektif pada 1 Juli 2018.

Gimana jadinya jika pajak ini ada di Indonesia ya tipstrenners? Pasti netizen bakal bosen banget nggak bisa komentari orang lain!

5. Pajak Sumpit (China)

Setiap tahun ada sekitar 45 milyar sumpit yang sekali pakai di China yang berasal dari 25 juta pohon yang ditebag .

Angka yang cukup besar untuk penggundulan hutan yang entah datang dari mana itu, oleh karena itu pemerintahan China untuk mengenakan pajak sebesar 5% ketika masyarakatnya membeli sumpit sekali pakai.

6. Pajak Perdukunan (Romania)

Sihir, rerdukunan, astrologi dan peramalan adalah sebuah bisnis besar di Rumania, di mana banyak orang masih percaya pada takhayul.

Oleh karena itu untuk mengisi pundi negara lebih banyak, pemerintah disana kemudian memberlakukan pajak kepada profesi seperti penyihir, dukun, peramal, dan astrolog.

Menurut undang-undang baru, mereka semua diharuskan membayar 16 persen dari penghasilan mereka sebagai pajak. Pajak baru ini menimbulkan perpecahan antara para penyihir asli Rumania.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan