UNICEF Apresiasi Gerakan PKK Sulsel dalam Penanganan Gizi Buruk

Selasa, 6 Juli 2021 19:11

IST

“Anak-anak kita butuh asupan gizi yang optimal,” kata Naoemi, yang menyampaikan sambutannya secara virtual, dari Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel.

Masalah gizi pada anak, kata Naoemi, orangtua memiliki peran yang sangat penting. Karena itu, para orangtua harus diedukasi. Ada beberapa kasus, gizi buruk justru terjadi pada anak-anak yang orangtuanya memiliki kemampuan ekonomi yang baik.

“Gizi buruk dan gizi kurang harus ditanggulangi bersama, karena pada balita kurang gizi kronis, akan menyebabkan stunting. Berpengaruh juga pada kecerdasan anak, menyebabkan gangguan kesehatan, rentan terhadap penyakit, hingga beresiko pada tingkat kematian anak,” jelasnya.

Naoemi menuturkan, masalah gizi anak dan stunting, merupakan persoalan yang cukup kompleks. Apalagi, pandemi Covid-19 juga berpengaruh pada ekonomi masyarakat. Disamping itu, pandemi juga membuat para orangtua takut membawa anak mereka ke puskesmas atau posyandu.

“Masalah ini harus ditanggulangi bersama. Kita harus mulai mengintervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan. Yakni mulai masa kehamilan sampai anak berusia dua tahun. Pasangan yang akan menikah, juga harus diedukasi. Ibu hamil tidak boleh stres, karena akan berpengaruh terhadap janin,” urainya.

Bagikan berita ini:
4
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar