Zona Oranye, Rumah Ibadah di Makassar Tutup Sementara

Selasa, 6 Juli 2021 17:28

Suasana jelang salat berjemaah di masjid. (ilustrasi)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Status zona oranye penyebaran virus Covid-19 yang disandang Kota Makassar mengakibatkan rumah ibadah harus ditutup sementara. Masyarakat dianjurkan beribadah di rumah.

Hal itu berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di mana daerah yang berstatus zona merah dan oranye untuk menutup sementara tempat ibadah.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebagai pemerintah daerah, apapun keputusan pemerintah pusat harus diikuti.

“Iya, karena ini adalah perintah pusat. Kami mohon maaf sebesar-besarnya Karena ini disinyalir banyak juga di rumah ibadah banyak protokol kesehatan tidak dijalankan,” ujarnya, Selasa (6/7/2021).

Danny menegaskan pemerintah tidak pernah melarang untuk beribadah. Namun, ia meminta kepada masyarakat untuk beribadah di rumah untuk sementara waktu.

“Bukan dilarang beribadah, silakan beribadah di rumah, jadi sekali lagi tidak ada pelarangan beribadah. Yang ada dianjurkan beribadah di rumah sambil menunggu status di RT kuning atau hijau,” jelasnya.

Meski begitu, Danny menyebut rukun tetangga (RT) yang berstatus zona hijau dan kuning akan diizinkan untuk membuka rumah ibadahnya. Status zona ini akan ditentukan oleh tim detektor yang mulai turun Kamis (8/7/2021), mendatang.

“Saya akan menurunkan detektor dalam minggu ini untuk memberikan penilaian terhadap status masing-masing RT apakah RT itu hijau, kuning oranye, merah, atau hitam,”pungkasnya.

Bagikan berita ini:
3
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar