Jaga Ekonomi Indonesia, BRI Bangkitkan Pelaku UMKM

  • Bagikan

Dia menggarisbawahi peran-peran para pemangku kebijakan yang mampu mengerem laju penurunan perekonomian tersebut. Bank Indonesia yang melakukan pelonggaran kuantitatif. Otoritas Jasa Keuangan yang menyokong dengan tiga ketentuan bermanfaat bagi perbankan salah satunya relaksasi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19.

“Ini sangat besar pengaruhnya karena bisa menahan risiko pemburukan kredit UMKM yang berjumlah besar,” jelasnya.

Pemerintah sendiri sudah menerbitkan UU No.2/2020 yang bertujuan menjaga perputaran ekonomi, baik menaikan defisit, relaksasi pajak, dan relaksasi kebijakan ekspor-impor. Kementerian Keuangan pun, lanjut dia, menerbitkan kebijakan Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN) yang direspon baik oleh Himbara dan perbankan sehingga mampu mengerem laju penurunan perekonomian Indonesia.

BRI Lebih Siap, UMKM Lebih Aman

Dia pun menyebut BRI optimistis kondisi perekonomian akan lebih siap dan terjaga menghadapi pandemi. Hal itu terlihat dari publikasi Micro & SME Index BRI Q1 - 2021. Index tersebut adalah proyeksi aktivitas, sentimen, serta ekspektasi bisnis serta kepercayaan pelaku UMKM terhadap pemerintah.

Salah satu hasilnya adalah sentimen bisnis UMKM terhadap perekonomian makro. Dari index sebesar 92% meningkat menjadi 115%. Kepercayaan pelaku UMKM terhadap pemerintah konstan di atas 100% sepanjang tahun ini.

“Artinya selama ini pemerintah dipercaya oleh UMKM. BRI bisa sukses melakukan itu semua karena memang kita sudah menyiapkan journey untuk pemberdayaan UMKM dengan go modern, go digital, dan go online,” tuturnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan