Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Sesalkan Intimidasi Terhadap Wartawan Palopo Pos

Rabu, 7 Juli 2021 18:03

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Kasus intimidasi wartawan Palopo Pos, Riawan, saat menjalankan tugas jurnalistik sudah sampai ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. PWI Pusat melalui Ketua Bidang Organisasi, H Zulkifli Gani Ottoh SH, sangat menyesalkan tindakan yang menghalang-halangi wartawan untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Zulkifli Gani Ottoh mengatakan, PWI Pusat menyesalkan intimidasi terhadap wartawan di Kota Palopo. ”Sepanjang untuk kepentingan jurnalistik untuk disebarkan sah-sah saja,” tandas ketua bidang organisasi PWI Pusat, kepada Palopo Pos.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, wartawan dilindungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. ”Sepanjang itu tadi. Untuk kepentingan jurnalistik,” papar mantan ketua PWI Sulsel ini.

Di UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers juga mengatur ketentuan pidana. Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). Ini diatur di pasal 18 ayat 1.

Apalagi, kalau anggota atau pengurus PWI diikat oleh lima aturan PWI. Pertama PDRT/RT, kedua; kode etik jurnalistik, ketiga; kode perilaku wartawan, keempat keputusan organisasi, dan kebijakan organisasi. ”Sepanjang dia menjalankan profesinya, maka wartawan dilindungi UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik,” tandasnya.

Bagikan berita ini:
10
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar