Pagi-pagi Diceramahi PKS, Danny Pomanto Bakal Evaluasi Kebijakannya Sendiri

Rabu, 7 Juli 2021 17:15

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Suara rakyat adalah suara Tuhan. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto siap mengevaluasi kebijakan yang telah ia putuskan. Kencangnya sorotan publik menyikapi surat edaran Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mulai berlaku pada Selasa 6 Juli 2021 membuat Danny sapaan akrab sang walikota berpikir ulang.

Puncaknya saat Danny didatangi oleh Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar beserta perwakilan alim ulama di kediamannya, Jalan Amirullah, Rabu (7/7/2021) pagi.

Terdapat 17 poin yang tertuang dalam surat edaran Nomor 443.01/334/S.Edar/Kesbangpol/VII/2021 tentang PPKM di Kota Makassar yang telah beredar luas di masyarakat maupun lini massa.

Sorotan publik tertuju pada poin ketujuh yang menyebutkan ‘Pelaksanaan Kegiatan Ibadah (pada tempat ibadah di Masjid, Musholla, Gereja, Pura dan Vihara serta tempat ibadah lainnya ditiadakan untuk sementara waktu, sampai dengan wilayah dimaksud dinyatakan aman berdasarkan penetapan Pemerintah Kota Makassar dan lebih mengoptimalkan ibadah di rumah’.

Penutupan Masjid, Musholla dan rumah ibadah lainnya berbanding terbalik dengan diizinkannya tempat hiburan malam Cs beroperasi.

Aturan tersebut termaktub dalam poin sepuluh yang berbunyi ‘Pelaksanaan kegiatan usaha Karaoke, Rumah Bernyanyi Keluarga, Club Malam, Diskotik, Live Music, Pijat/Refleksi, dan semacamnya termasuk sarana penunjang Tempat Hiburan yang ada di Hotel, diizinkan sampai pukul 17.00 wita dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 25 O/p (dua puluh lima persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat’.

Bagikan berita ini:
2
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar