Pemprov Sulsel Perketat Pemberkasan Pendaftar CASN, Banyak Salah Lamar

Rabu, 7 Juli 2021 18:11

BKD Sulsel ketika menyajikan data statistik pendaftaran PPPK Guru, PPPK Non Guru, dan CPNS.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperketat Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) 2021 utamanya dalam hal pemberkasan.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Bustanul Arifin mengatakan, para pendaftar banyak melakukan kesalahan dalam pemberkasan seperti alamat tujuan surat lamaran dan tidak bertanda tangan. Namun, dominan salah alamat tujuan lamaran.

“Paling banyak bermasalah surat lamaran. Padahal di pengumuman kita tujukan kepada Gubernur Sulawesi Selatan. Tujuannya memang beda. Jadi kami perketat di surat lamaran tujuan Gubernur Sulawesi Selatan,” katanya ketika dikonfirmasi, Rabu, (7/7/2021).

Ia menyebutkan, ada beberapa yang terbilang lucu dalam menulis tujuan surat lamaran. Seperti misalnya surat lamaran yang ditujukan ke Walikota Sulawesi Selatan, Kementerian Kesehatan dan Menteri Penyusunan Kebutuhan Barang dan Inventaris. Padahal tujuan harusnya sudah jelas kepada Gubernur Sulsel jika mengambil formasi di Pemprov Sulsel.

Untuk permasalahan ini kata Bustan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), namun pihak BKN meminta untuk ditegasi.

“Nda ada perbaikan. Memang harus hati-hati. Kami sudah tanyakan dengan BKN, haruskah kita tegasi yang begitu. Dia (BKN) bilang, surat lamaran saja dia (pendaftar) tidak konsen bagaimana dia mau jadi CPNS. Artinya dia (pendaftar) tidak siap jadi CPNS,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Sulsel, Imran Jausi menyebutkan, dalam hal pemberkasan para calon pendaftar memang seharusnya teliti sebelum menginput data. Apalagi kata dia, para pendaftar hanya bisa melamar satu instansi.

Bagikan berita ini:
7
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar