Udara Terasa Lebih Dingin di Pagi Hari, Ini Penjelasan BMKG

Rabu, 7 Juli 2021 13:34

Ilustrasi udara dingin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mungkin anda kerap merasakan kedinginan saat pagi hari kan? Ya, itu memang murni karena saat ini Indonesia memasuki musim kemarau saat ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah 4 Makassar membenarkan, jika itu memang terjadi di setiap awal memasuki musim kemarau. Puncaknya pada bulan Agustus hingga September 2021.

“Terutama pada saat malam hari, kandungan uap air di atmosfer cukup sedikit. Di mana, uap air merupakan suatu zat yang dapat menyimpan energi panas,” kata Prakirawan BMKG, Siswanto, Rabu (7/7/2021).

“Rendahnya kandungan uap air di atmosfer inilah yang menyebabkan energi radiasi yang dilepaskan bumi, ke luar angkasa pada malam hari ini tidak tersimpan di atmosfer dan energi yang digunakan untuk meningkatkan suhu atmosfer di atmosfer lapisan dekat permukaan bumi tidak signifikan. Sehingga kita merasakan udara lebih dingin dibanding bulan-bulan lainnya,” sambungnya kepada wartawan.

Tidak hanya itu saja, aktifitas angin monsun atau angin arahnya kerap berubah setiap tahun juga menjadi salah satu aktifitas alam, yang berkontribusi membuat cuaca pada malam hari pagi jadi lebih dingin.

Kata dia, suhu udara minimun itu berada di angka 23,9 derajat selsius.

“Selain itu aktivitas angin monsun Australia (angin timuran) yang dimana kondisi Belahan Bumi Selatan (BBS) saat ini, mengalami musim dingin juga menjadi faktor saat malam udara terasa lebih dingin. Hal ini dikarenakan kandungan massa udara yg terbawa dari BBS dan melewati indonesia lebih bersifat kering dan dingin,” tandas Siswanto. (Ishak/fajar).

Bagikan berita ini:
4
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar