Wapres Ma’ruf Amin Digelari The King of Silent, Puan Maharani Sandang The Quen Of Ghisting

Rabu, 7 Juli 2021 16:05

Meme kritik dari BEM KM UNNES (@bemkmunnes/instagram)

“Hal ini tampak pada statement politiknya tentang halalnya BPJS dan hukum Fardlu Kifayyah melaksanakan vaksinasi Covid-19,” sambungnya.

Sementara itu, kritikan kepada Puan Maharani. Ketua DPP PDIP itu diberi gelar sebagai The Quen Of Ghisting.

Menurut BEM UNNES, Puan Maharani selaku Ketua DPR RI Puan memiliki peran yang cukup vital dalam pengesahan produk legislasi pada periode ini, Khususnya dimasa pandemi.

“Tidak berparadigma kerakyatan dan tidak berpihak pada kalangan rentan (UU KPK, UU Minerba, UU Omnibus Law Ciptaker dst.) serta tidak kunjung disahkannya RUU PKS yang sebetulnya cukup mendesak dan dibutuhkan pengesahannya,” katanya.

Sementara untuk Presiden Jokowi, label diberikan sama dengan dengan BEM UI yakni, The King Of Lip Service.

Jokowi dinilai kurang becus dalam melaksanakan tugasnya sebagai presiden dan mengingkari janji politiknya. Hal tersebut dapat dengan mudah dilihat dengan tinjauan perbandingan janji dan fakta dari kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Misalnya perihal hutang negara, komitmen terhadap demokrasi dan penanganan pandemi. Meskipun tampak pemerintah melaksanakan tugas dengan semaksimal mungkin, akan tetapi fakta menunjukan hal-hal yang seringkali kontradiktif dan paradoksal,” kata BEM UNNES. (dal/fin).

Bagikan berita ini:
8
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar