Wapres Ma’ruf The King Of Silent, Saat Rakyat Tak Lagi Percaya pada Pemimpinnya

Rabu, 7 Juli 2021 21:41

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Usai Presiden digelari King Of Lip Service oleh BEM UI, kini giliran BEM Unnes yang menggelari Wapres The King Of Silent. Pengamat menilai hal ini soal trust kepada pemimpin.

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) teranyar menjuluki Wapres Maruf Amin “The King of Silent” dan Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai “The Queen of Ghosting”.

Sebelumnya, BEM UI menjuluki Presiden Jokowi sebagai “The King of Lip Servis”.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M Jamiluddin Ritonga mengatakan, semua julukan tersebut bernada negatif yang langsung ditujukan kepada orang-orang yang paling berkuasa di Indonesia.

Nadanya mengindikasikan ketidakpercayaan kepada Presiden, Wakil Presiden, dan Ketua DPR RI.

“Masalah kepercayaan atau trust tentu sangat menentukan efektifitas kepemimpinan seseorang. Trust yang rendah terhadap seorang pemimpin dengan sendirinya kepemimpinannya akan tidak efektif lagi,” ujar Jamiluddin, Rabu (7/7/2021).

Padahal, Indonesia sedang mengalami krisis akibat pandemi Covid-19.

Saat seperti ini dibutuhkan sosok pemimpin yang dipercaya rakyatnya sehingga dapat menggerakkan semua potensi bangsa untuk bersama-sama mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

Menurut Jamiluddin, dukungan tersebut tentu sulit diperoleh bila ada indikasi sebagian rakyatnya sudah tidak mempercayai pemimpinnya.

Mereka ini akan memilih jalannya sendiri dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Bagikan berita ini:
8
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar