Empat Kecamatan Dilanda Banjir di Jeneponto, 108 Rumah Rusak

Kamis, 8 Juli 2021 14:10

Kondisi pasca banjir di Jeneponto. (IST)

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jeneponto sejak tadi malam, membuat sebagian wilayah di sana terendam banjir. Bahkan, ratusan rumah warga menjadi rusak.

Semua itu tersebar di sejumlah desa atau Kelurahan di beberapa Kecamatan. Yakni Kecamatan Arungkeke, Kecamatan Tarowang, Kecamatan Batang, dan Kecamatan Binamu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto mencatat, sejauh ini sebanyak 108 rumah milik warga rusak ringan dan bahkan ada yang parah.

“Rumah rusak di Desa Kalumpang Lompoa, Kecamatan Arungkeke sebanyak 30 rusak ringan dan 10 rusak parah,” kata Kepala BPBD Jeneponto, Ikrar Ishak Iskandar, Kamis (8/7/2021).

Ada juga di Desa Allu Tarowang, Kecamatan Tarowang, sebanyak 13 rumah rusak parah, 43 rusak ringan, dan lima pusat perkantoran.

Menyusul Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang ada tiga unit rumah rusak parah dan delapan unit rusak ringan.

Ada juga Kecamatan Binamu yang juga menjadi wilayah terdampak banjir. Yakni di Kelurahan Balang Toa sebanyak 26 rumah terendam dan di Kelurahan Balang ada 15 rumah terendam banjir.

“Saat ini kami memobilisasi relawan melakukan assesment. Juga koordinasi dengan PMI Sulawesi Selatan dengan Pemerintah setempat,” tambah Ikrar dalam keterangannya.

Banjir di Butta Turatea ini sendiri mulai terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Hujan yang terus mengguyur membuat empat kecamatan itu terdampak.

Bagikan berita ini:
4
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar