Kondisinya Kritis, Raja dan Ratu Belanda Kutuk Keras Penembakan Jurnalis Kriminal

Kamis, 8 Juli 2021 20:19

Peter R. de Vries, jurnalis investigasi kriminal asal Belanda, kondisinya kritis setelah ditembak lima kali pada Selasa ...

FAJAR.CO.ID — Jurnalis investigasi kriminal asal Belanda menjadi target pembunuhan. Polisi berhasil menangkap tiga tersangka. Satu orang dibebaskan karena terbukti tidak bersalah.

Adalah Peter R. de Vries nama jurnalis itu. Kini dia tengah berjuang antara hidup dan mati. Kondisinya kritis setelah ditembak lima kali pada Selasa (6/7/2021).

BBC mengungkapkan, insiden tersebut terjadi pada pukul 19.30 waktu setempat. Dia baru keluar dari studio TV tempatnya bekerja di Lange Leidsedwarsstraat, Amsterdam, Belanda. Saat itulah jurnalis 64 tahun tersebut ditembak dari jarak dekat. Salah satu tembakan menembus kepalanya.

’’Itu adalah serangan yang kejam dan tidak berperasaan,’’ ujar Wali Kota Amsterdam Femke Halsema, Rabu (7/7).

Dia menyebut De Vries sebagai sosok pahlawan nasional sekaligus jurnalis pemberani yang tanpa lelah mencari keadilan. Presiden Dewan Eropa Charles Michel juga menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan terhadap jurnalisme.

Hanya beberapa jam setelah kejadian, polisi berhasil meringkus pelaku. Yaitu, seorang pria 35 tahun berkebangsaan Polandia yang tinggal di Maurik dan pria 21 tahun yang tinggal di Rotterdam. Mereka ditangkap di Leidschendam. Polisi mendapatkan bantuan dari para saksi dan video CCTV. Mereka meminta video serangan tidak diunggah ke media sosial, tetapi sebagian tidak menurut. YouTube telah menghapus ratusan video yang memuat serangan kepada De Vries.

Bagikan berita ini:
6
6
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar