PPKM Mikro Picu Penurunan Omzet Usaha

Kamis, 8 Juli 2021 13:49

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR -Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro kian diperketat di banyak wilayah membuat omzet pengusaha menurun. Pengusaha pastikan alami kerugian.

Khusus di Kota Makassar, pemerintah kota telah memperpanjang PPKM Mikro dengan aturan yang semakin ketat. Salah satu di antaranya mempercepat penutupan jam operasional pada sektor usaha yang hanya boleh beroperasi hingga pukul 17.00 WITA.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Makassar, Muammar Muhayyang memastikan bahwa sejumlah usaha seperti rumah makan, cafe, dan sejenisnya dipastikan akan mengalami kerugian.

Tak banyak yang bisa diperbuat, kata dia, setiap pengusaha yang tergabung dalam Apindo Makassar telah pasrah dengan keadaan tersebut.

“Pasrah jadi pengusaha karena dua bulan belakangan ini sudah mulai bagus penjualan teman-teman khusunya yang kuliner. Tetapi kita ambil positifnya. Ini demi kesehatan yang tetap nomor 1,” ujarnya kepada FAJAR, Rabu, 7 Juli.

Dalam penerapannya, Muammar mengharapkan, penegakan atas perpanjangan PPKM Mikro ini harus dijalankan dengan adil. Tidak tebang pilih antar usaha satu dengan usaha lainnya.

“Kita berharap saja semoga PPKM ini tidak lama, karena ekonomi tanpa perputaran pergerakan akan menghambat pertumbuhan dan omzet penjualan minus,” ujarnya.

Pengamat Kebijakan Publik, Andi Luhur Prianto menilai Surat Edaran Wali Kota Makassar tentang Perpanjangan PPKM Mikro merupakan bentuk kebijakan antisipatif pemkot. Ini baik menekan peningkatan penyebaran Covid-19.

Bagikan berita ini:
9
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar