Satu Tewas dalam Kebakaran di Pelita 7, Uang Gadai Tanah Ikut Ludes

Kamis, 8 Juli 2021 15:07

Kebakaran di Pelita 7

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Petaka itu terjadi dini hari, Rabu, 7 Juli. Pukul 02.00 Wita, api menyergap.

LOKASINYA di Jl Pelita Raya VII. Rumah milik Norma (60), salah satu yang terbakar. Tak ada korban jiwa di rumah ini, namun seluruh isinya habis.

Norma kehilangan uang Rp40 juta lebih hasil gadai sawah di Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Ikut terbakar. Padahal, uang itu akan dipakai membangun rumah di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa.

“Surat-surat semua juga habis,” kata Norma, di sela-sela puing rumahnya, kemarin.

Kini, Norma harus berjang lagi. Apalagi, belum lama ini, suaminya meninggal. Kini, dia hidup sendiri.

Nasib naas juga menimpa rumah Rahman (60). Saat ditemui, dia hanya bisa menatap puing-puing rumahnya. Seluruh rumah dan isinya habis dilalap api.

Tragisnya, anak bungsunya bernama Andi Anwari Jaya (22) tewas terkepung api. Anaknya terbakar saat terlelap tidur di kamar lantai 2. Anwari tak sempat menyelamatkan diri.

Rahman berteriak memanggil anaknya itu untuk lari. Namun, api sangat cepat membakar karena sumber api akibat korsleting litsrik tepat di bawah kamar anaknya itu.

“Mungkin sudah terjebak dan jatuh ke lantai satu karena api sangat besar,” cerita Rahman.

Anwari ditemukan tim Pemadam Kebakaran Makassar di lantai 1, tepat di bawah kamarnya. Ia ditemukan tertimbun seng dan dengan luka bakar di sekujur tubuh.

Bagikan berita ini:
7
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar