Sebut ASN Tak Boleh Kaya, TP Janji Evaluasi Pejabat

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Lambatnya realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di Parepare menjadi evaluasi serius. Mutasi menjadi pilihan terakhir, jika kinerja OPD tak maksimal.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) mendengar langsung realisasi DAK Fisik yang ternyata rendah. Hanya 4,1 persen atau Rp2,31 miliar dari total pagu sebesar Rp56,2 miliar lebih.

Rendahnya capaian ini menjadi cambuk bagi Taufan Pawe. Dia tak menyangka, ternyata serapan anggaran dari pemerintah pusat hingga Juli ini masih sangat kecil. Padahal, laporan yang kerap dia terima selalu positif.

Dia pun akan mengumpulkan kembali pejabatnya besok (hari ini, red). "Saya baru dapat informasi, saya pasti perang besok (hari ini, red)," tegasnya usai MoU bersama Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulsel, Syaiful di Gedung Keuangan Negara kemarin.

Dia pun tak segan-segan untuk melakukan evaluasi. Bahkan Kepala Inspektoratnya menjadi orang pertama yang disebut akan diganti lantaran pencapaian ini. "Saya akan cermati betul, ini menjadi cambuk bagi saya," ungkapnya.

Taufan Pawe tak menampik ada beberapa kendala yang memang membuat proses tender terhambat. Salah satunya jumlah, konsultan perencana yang terbatas. Makanya, dia ingin menjaring konsultan dari daerah lain untuk masuk ke wilayahnya.

Soal integritas dia meyakini pejabatnya tak akan berani bermain-main. Dia selalu menanamkan sikap untuk taat azas dan aturan dalam pengelolaan keuangan. Jangan sampai ada yang berakrobat, yang justru akan merugikan masyarakat.

"Makanya sudah jadi risiko, menjadi ASN. ASN tidak boleh kalah. Jadi wali kota juga gajinya RP6 juta tetapi harus siap. Kita hanya nikmati dikawal patwal dan fasilitas rujab. tetapi profesional dan siap menerima semua risikonya. Jangan saat jadi pejabat publik, baru punya Alphard," tambahnya.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulsel, Syaiful berharap alokasi DAK ini segera dapat dimanfaatkan. Serapannya harus segera dimaksimalkan sebelum batas waktu pencairan yang hanya sampai 21 Juli mendatang. (ful)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan