Tak Tegas, Ekonomi Rontok

Kamis, 8 Juli 2021 13:52

Pedagang Sayur Keliling, Dg Ngintang

Pembatasan Aktivitas Harus Simultan

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Kepatuhan dan ketegasan pada pelaksanaan PPKM menjadi kunci pengendalian pandemi. Bila pembatasan tak simultan, penyebaran virus tetap meluas dan malah ekonomi yang rontok.

Pakar Epidemiologi Unhas, Ansariadi mengemukakan, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan beberapa daerah, termasuk Kota Makassar, harus menyeluruh. Pembatasan aktivitas mesti berlaku untuk usaha atau kegiatan skala besar maupun kecil. Penyebaran Covid-19 tak pandang bulu.

Saat tren kasus positif Covid-19 di Sulsel terus mengalami peningkatan. Bahkan, per 7 Juli 2021 mencapai 485 kasus positif. “Kasus hari ini, sebetulnya hasil pemeriksaan sejak pekan lalu. Diprediksi masih akan terus terjadi peningkatan,” bebernya kepada FAJAR, kemarin.

Menurutnya, peningkatan kasus karena kebijakan pengetatan yang memang baru diberlakukan beberapa hari terakhir. Banyak pelonggaran yang terjadi sebelum penerapan PPKM yang kian ketat di Makassar dan sejumlah daerah lain.Dampak PPKM di Makassar, kata Ansariadi, baru akan terasa dua pekan ke depan. “Memang seperti itu. Jadi WFH atau pembatasan yang sekarang berlaku tak langsung bisa menurunkan angka peningkatan kasus,” jelasnya.

Dia sudah mengusulkan ke Pemkot Makassar agar mengaktifkan isolasi di hotel. Sebab, saat ini banyak pasien positif Covid-19 yang bisa saja bebas berkeliaran. Semestinya hasil tracking atau pelacakan tak hanya terhenti pada isolasi mandiri saja, melainkan ada isolasi yang betul-betul diawasi pemerintah.

Bagikan berita ini:
2
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar