Vaksin Sinovac Tak Diakui Singapura, Anak Buah AHY: Waduh, Bagaimana ini Pak Jokowi?

Kamis, 8 Juli 2021 12:03

Politikus Demokrat, Rachland Nashidik

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Vaksin Covid-19 buatan perusahaan China, Sinovac tak masuk dalam hitungan program vaksinasi nasional di Singapura.

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan bahwa dengan keputusan ini, setiap warga yang telah mendapat suntikan vaksin Sinovac tak dianggap dalam data jumlah vaksinasi nasional.

Singapura hanya menghitung warga yang telah divaksinasi menggunakan vaksin Moderna dan Pfizer-BionTech/Cominarty.

“Angka vaksinasi nasional hanya mencerminkan mereka yang divaksinasi di bawah program vaksinasi nasional,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Singapura, Rabu (7/6/2021).

Sementara di Indonesia, vaksin Sinovac atau CoronaVac merupakan vaksin yang hingga saat ini paling banyak digunakan.

Perbedaan kebijakan kedua negara tersebut menjadi perhatian politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik.

“Waduh. Bagaimana ini, Pak @jokowi? Kita mau teruskan Sinovac?,” kata anak buah AHY itu dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya.

Diketahui, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada akhir bulan Juni lalu mengumumkan total sudah ada 105 juta bahan baku vaksin Sinovac yang tiba di Indonesia.

Bahan baku vaksin tersebut akan diolah oleh PT Bio Farma. Bahan baku yang telah datang diproses selama 1 bulan untuk dapat digunakan oleh masyarakat.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
10
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar