Anggota DPRD dari PDIP dan PKPI Nyaris Adu Jotos di Rapat

Jumat, 9 Juli 2021 11:17

Ketua PDI-P Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Zainal Harahap (baju merah) adu fisik dengan Ketua PKPI Kabupaten Labuhanbatu...

FAJAR.CO.ID, SUMUT — Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan dari PDIP dan PKPI nyaris terlibat adu jotos di ruang rapat badan anggaran pada Kamis (8/7) di Kota Pinang, Sumatera Utara.

Peristiwa itu terjadi saat rapat dengar pendapat pembahasan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Dari informasi yang dikumpulkan, rapat yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu atas respons legislatif mengenai transparansi penggunaan dana CSR oleh wadah organisasi kepemudaan.

Awalnya rapat berjalan lancar dan kondusif, secara bertahap perwakilan perusahaan pun memaparkan kontribusinya dan penyaluran CSR kepada masyarakat. Di antaranya penyaluran CSR sebesar Rp134 juta di tahun 2019, 2020, dan 2021.

Anggota DPRD dari Fraksi PKPI Arwi Winata kemudian menginterupsi dan bertanya serapan dana dan penyalurannya kepada masyarakat. Ia meminta agar dijelaskan secara terperinci, apakah melibatkan anggota DPRD Labuhanbatu Selatan atau tidak. Anggota Fraksi PDIP Zainal Harahap menganggap interupsi itu intervensi kebijakan kepada sejumlah perusahaan.

Silang pendapat pun terjadi. Arwi Winata kembali menginterupsi transparansi penyaluran CSR yang diminta organisasi kepemudaan sambil memukul meja.

Zainal Harahap dengan emosional merespon banting buku dan mengajak adu jotos. Mereka yang saling berhadapan diredam anggota DPRD dari Fraksi PDI-P Muhammad Hasir.

Arwi Winata menganggap tidak ada keributan dalam peristiwa itu, saat dihubungi pada Kamis (8/7) malam. Ia juga membantah sebagai pemicu keributan. “Gak ada masalah itu,” cetusnya. (ant/genpi)

Bagikan berita ini:
10
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar