Jenderal Andika Perkasa: Kalau Ada yang Klaim Bisa Bantu dengan Cara Minta Uang, Lapor!

Jumat, 9 Juli 2021 09:55

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa. (Foto: JPG)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan tidak ada pungutan biaya dalam penerimaan calon taruna Akademi Militer 2021.

Dia megaskan bahwa penerimaan prajurit TNI AD mulai dari pendaftaran hingga seleksi, dan nantinya terpilih menjadi prajurit sama sekali tidak dipungut biaya.

“Karena apa? Karena memang tidak ada. Mendaftar dan menjadi peserta seleksi untuk calon taruna Akademi Militer itu tidak dipungut biaya sama sekali,” tegas Andika dalam keterangan resmi TNI AD, Kamis (8/7/2021).

Dia bahkan memberikan nomor kontak para pejabat di lingkungan Mabesad kepada orang tua calon taruna sebagai nomor telepon aduan.

Orang tua calon taruna diminta untuk melaporkan, jika ditemukan ada orang-orang yang mengklaim bisa membantu meloloskan menjadi prajurit dengan cara meminta uang.

“Kalau ada apakah anggota TNI AD atau bahkan bukan anggota, tetapi mengklaim bisa membantu dengan cara meminta uang, laporkan ke nomor-nomor handphone yang tadi,” jelasnya.

Nomor yang diberikan antara lain nomor Aspers Kasad, Waaspers Kasad Bid Renpers, dan Paban III/ Binteman, juga nomor hotline yang langsung tersambung ke Mabesad.

Andika juga menyampaikan bahwa proses penerimaan calon taruna bersifat transparan dan terbuka.

Para calon taruna yang dinyatakan lulus tentunya mereka yang memenuhi syarat kapasitas dan kualitas sebagai prajurit TNI AD.

Bagikan berita ini:
3
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar