Korban Banjir Jeneponto Terdesak Kebutuhan Air dan Makanan Siap Saji

Jumat, 9 Juli 2021 22:06

Banjir yang melanda Jeneponto.

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO — 4 kecamatan di Kabupaten Jeneponto dilanda musibah banjir. Para korban pun terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.

Mereka memilih mengungsi ke posko yang telah disediakan oleh pemerintah setempat. Ada pula yang mendirikan tenda darurat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Ikrar Ishak Iskandar, mengatakan, saat ini banyak warganya yang mengungsi dan tentu punya banyak keluhan.

“Air bersih dan makanan siap saji (kebutuhan yang terdesak) di empat kecamatan itu,” katanya, Jumat (9/7/2021).

Sejauh ini, 108 rumah milik warga rusak ringan dan bahkan ada yang parah.

“Rumah rusak di Desa Kalumpang Lompoa, Kecamatan Arungkeke sebanyak 30 rusak ringan dan 10 rusak parah,” terang Ikrar.

Ada juga di Desa Allu Tarowang, Kecamatan Tarowang, sebanyak 13 rumah rusak parah, 43 rusak ringan, dan lima pusat perkantoran.

Menyusul Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang ada tiga unit rumah rusak parah dan delapan unit rusak ringan.

Ada juga Kecamatan Binamu yang juga menjadi wilayah terdampak banjir. Yakni di Kelurahan Balang Toa sebanyak 26 rumah terendam dan di Kelurahan Balang ada 15 rumah terendam banjir.

“Saat ini kami memobilisasi relawan melakukan assesment. Juga koordinasi dengan PMI Sulawesi Selatan dengan Pemerintah setempat,” tambah Ikrar dalam keterangannya. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
8
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar