Messi “Dipaksa” Potong Gaji Besar-besaran

Jumat, 9 Juli 2021 10:32

Javier Tebas/Pablo Cuadra/Getty Images)

“Saya tidak tahu apakah Lionel Messi bisa memulai musim La Liga berikutnya bersama Barcelona. Jika Barcelona tidak menjual pemain, mereka tidak akan bisa mendaftarkan Messi,” katanya dikutip dari Barca Universal.

Tebas menegaskan bahwa pemain berusia 34 tahun itu harus menerima pemotongan gaji besar jika dia ingin tetap di Camp Nou. Alasannya, tidak ada klub lain di Eropa yang mampu membayar Messi dalam situasi saat ini.

“Dia tidak akan bisa masuk pada kondisi sebelumnya, itu tidak mungkin. Tapi saya tidak berpikir klub Eropa mana pun akan mampu membayar jumlah itu. City telah kehilangan €270 juta [selama pandemi] jadi jelas mereka bahkan tidak akan mempertimbangkan untuk mengontrak Messi [dengan gaji sebelumnya]. PSG juga mengalami kerugian, jadi mereka bahkan tidak bisa mempertimbangkan untuk mengontrak Messi [sebanyak itu],” jelas Tebas.

Selain itu, Tebas kemudian memperingatkan City dan PSG, dua klub milik negara, bahwa jika mereka merekrut pemain Argentina itu, itu akan menjadi ‘doping finansial’. “Jika mereka melakukannya, itu akan menjadi doping finansial. Akan luar biasa jika itu terjadi. Kita perlu menetapkan batasan. Doping finansial merusak sepakbola,” tegasnya. (amr)

Bagikan berita ini:
1
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar