Pemain Italia Masih Cium Bau Darah

  • Bagikan
Antonio Conte/SItus Inter Milan

FAJAR.CO.ID, ROMA—Mantan Pelatih Italia, Antonio Conte cukup percaya diri Gli Azzurri akan mengalahkan Inggris di final Piala Eropa, akhir pekan ini. Ia menyebut pemain-pemain senior seperti Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini masih mencium bau darah.

Menurutnya, Italia sudah menunjukkan ketika melawan Spanyol bahwa mereka memiliki lebih banyak senjata di gudang senjata mereka daripada La Furia Roja. “Italia sulit dikalahkan karena kami hampir tidak pernah tidak siap, kami tidak meninggalkan ruang dan selalu memaksakan pendekatan yang rumit,” tulis Conte di La Gazzetta dello Sport.

Selain banyak senjata dalam serangan, eks pelatih Inter Milan dan Manchester City itu menyebut Italia punya kekuatan di lini belakang. “Kami juga memiliki tembok yang dibentuk oleh Gianluigi Donnarumma, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Saya menganggap Donnarumma sebagai salah satu dari tiga kiper terbaik di dunia,” jelasnya.

“Apa yang bisa kita katakan tentang Bonucci dan Chiellini? Bahkan setelah seribu pertempuran, mereka masih mencium bau darah. Mentalitas pemenang, karakter, kekuatan. Dalam menghadapi momen-momen sulit, mereka benar-benar pemain top dalam peran mereka,” lanjutnya.

Conte lantas menganalisis skuat Inggris asuhan Gareth Southgate, yang hanya kebobolan satu gol sepanjang Euro. “Tidak seperti Spanyol, yang cenderung mengopernya ke belakang, mereka selalu mencoba untuk memukul Anda dalam situasi satu lawan satu,” kata Conte.

Untuk lini serang, Conte mengingatkan bahaya Harry Kane yang sejauh ini sudah mencetak empat gol. “Banyak yang memuji Harry Kane atas kemampuannya merebut bola dan bermain bersama tim, seperti saat menyamakan kedudukan melawan Denmark. Tentu saja, dia juga bagus dalam hal itu, tetapi di dalam kotak di mana dia klinis dan sebagai pelatih, saya akan selalu menahannya di sana, karena dia menghancurkan,” tuturnya.

Ia juga menyebut kekuatan utama Inggris ada pada sektor gelandang. “Ada dua gelandang yang sangat fisik seperti Rice dan Phillips, yang membawa keseimbangan, tetapi sangat sedikit operan vertikal, sering kali menggunakan opsi sederhana,” papar Conte.

Terakhir, Conte membahas kelemahan Inggris. “Titik lemah bagi Inggris adalah jika pertahanan mereka ditekan saat membangun serangan dari belakang, mereka tidak sebaik Spanyol dalam menghindari tekanan,” ungkapnya.

Conte menyebut, pengalaman dan bagaimana membaca permainan akan sangat penting di laga puncak ini. “Sekali lagi, ini saatnya Italia harus menunjukkan pengalamannya membaca berbagai momen pertandingan,” jelasnya.

“Kami akan memiliki lebih sedikit penggemar di stadion, tetapi lebih banyak pengalaman daripada mereka di lapangan. Kami tahu apa artinya bermain Final. Kami juga tahu bagaimana memenangkannya,” kunci Conte. (amr)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan