Indonesia Turun Peringkat, Rocky Gerung: Bank Dunia Bakal Diomelin Istana

Sabtu, 10 Juli 2021 08:12

Rocky Gerung. (DOK.FAJAR)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pengamat politik Rocky Gerung blak-blakan buka suara terkait kabar Bank Dunia yang menurunkan Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah.

Status tersebut tak hanya berkaitan dengan jumlah pendapatan penduduk Indonesia, tetapi juga fasilitas yang akan diberikan oleh Bank Dunia.

Pernyataan tersebut diungkapkan pakar politik ini dalam video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official.

Rocky Gerung menilai, Bank Dunia akhirnya paham bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya melakukan “lip service”.

“Presiden bilang kita akan bangkit dan pulih dari covid secepatnya. Pulih bagaimana? Siklus ekonomi itu bukan habis divaksin, terus ekonominya pulih,” jelas Rocky Gerung dikutip GenPI.co, Kamis (8/7).

Menurut Rocky Gerung, pemulihan ekonomi berkaitan dengan adanya konsistensi di dalam kebijakan.

“Komorbid dari pemerintah justru kebijakan publiknya yang buruk. Itulah yang dibaca oleh Bank Dunia dan investor asing,” ungkapnya.

Mantan dosen filsafat Universitas Indonesia itu menilai bahwa kondisi tersebut akan menyenangkan, karena ekonomi kembali akan mendikte politik.

Rocky Gerung pun memaparkan bahwa label dari Bank Dunia itu juga makin memperlihatkan kesenjangan ekonomi di Indonesia.

“Orang miskin memang makin banyak, tapi orang kaya tak akan berubah jadi miskin,” beber Rocky Gerung.

“Angka itu akhirnya ikut turun bersama dengan yang miskin, tetapi yang kaya makin naik penghasilannya,” sambungnya.

Bagikan berita ini:
3
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar