Pemerintah Tidak Akan Impor dan Naikkan PPN Beras, Andi Akmal: Mudah-mudahan Janjinya Nggak Meleset

Sabtu, 10 Juli 2021 22:52

Anggota DPR RI, Andi Akmal Pasluddin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin mencatat janji pemerintah yang tidak akan impor beras dan tidak akan menaikkan PPN Beras. Dirinya juga mengingatkan agar pemerintah tidak melakukan importasi beras di saat stok beras nasional sedang surplus. 

“Kita sudah sering ya, mendapati janji-janji seperti ini. Harapannya, ya dapat ditepati karena langka sekali ketepatan janji pemerintah terutama persoalan importasi beras,” ujar Akmal dalam keterangannya, Sabtu (10/7/2021).

Ia mengatakan, saat ini publikasi berkaitan statistik beras telah menyebar se-tanah air. Produksi beras pada masa tanam (MT) I tahun 2021 sebesar 17,56 juta ton dan terdapat surplus overstok pada Januari 2020 sebesar 7,39 juta ton. Sementara jumlah konsumsi nasional 14,67 juta ton, sehingga akhir Juni 2021 terdapat surplus beras sebanyak 10,29 juta ton.

“Jangan sampai data-data yang sudah jelas dan tersebar di masyarakat ini, nantinya dikhianati dengan berbagai macam alasan, sehingga akhirnya muncul keputusan dengan tiba-tiba ada impor,”  kata Akmal mengingatkan.

Politisi PKS ini memaparkan, saat ini semua institusi negara sudah mulai kompak. Menteri pertanian, Menteri Perdagangan, dan Perum Bulog, menyepakati tidak ada importasi beras. Kecuali beras premium mungkin masih bisa di samping memang cuma sedikit dan segmentasinya sangat terbatas seperti beras basmati untuk nasi kebuli dan lainnya.

Kompaknya lembaga antar negara  ini mesti terus dilakukan agar tidak membingungkan rakyat, karena selama ini yang terjadi apa yang diucap, lain lagi yang dikerjakannya.

Bagikan berita ini:
1
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar