Canggih Nih, Sapi Kurban di Makassar Pakai QR Code

Senin, 12 Juli 2021 14:58

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Hewan kurban yang akan masuk ke Makassar tidak boleh asal besar. Semua akan mendapatkan screening alias pemeriksaan.

Plt Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar Evy Aprialty mengatakan mulai pekan ini atau tujuh hari sebelum Iduladha proses pemeriksaan akan dilakukan. Pemeriksaan berakhir tiga hari jelang Iduladha.

“Kami sudah persiapkan dan latih 100 orang pengawas,” ujarnya, kemarin.

Tim yang dilibatkan berasal dari dokter hewan dari DP2 Kota Makassar. Juga bekerja sama dengan dokter hewan dari kampus serta perusahaan yang berkompeten.

Hewan yang masuk ke Makassar dan akan disembelih diperiksa fisik luar, seperti kulit, kaki, gigi, dan mata. Sampai tahap pemotongan hewan tetap dalam pengawasan semua organ tubuhnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengeluarkan kartu yang akan diberikan pada penjual daging atau tempat pemotongan hewan kurban yang harus diperlihatkan pada masyarakat.

Kartu itu menjelaskan bahwa daging sudah layak diolah atau komsumsi karena sudah melalui pemeriksaan yang intensif.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DP2 Makassar Andi Herliyani mengutarakan estimasi kebutuhan hewan kurban untuk Iduladha tahun ini sekitar 5.000-6.000 ekor. “Itu termasuk kambing dan sapi, ” jelasnya.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan calon hewan kurban harus betul-betul bebas dari penyakit, sehat, dan dinyatakan layak serta memenuhi persyaratan untuk disembelih.

Bagikan berita ini:
3
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar