Begini Kronologi Oknum Minta Fee ke Kontraktor di Pemprov Sulsel

Selasa, 13 Juli 2021 20:29

Admin CV Yogi Pratama, Rinal M. (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Admin CV Yogi Pratama, Rinal M, mengungkapkan kronologi salah seorang oknum yang meminta fee ke pihaknya ketika datang di Kantor Gubernur Sulsel beberapa pekan lalu.

Kedatangannya pada intinya untuk mengikuti tahap klarifikasi/verifikasi dalam proses tender proyek di lingkup pemprov Sulsel yakni pengerjaan SMKN 3 dan SMKN 7 Luwu Utara dan SMAN 3 Luwu Timur.

Ketika ia sedang di kantin, ia ditelepon oleh seseorang yang tak dikenal. Oknum tersebut mengaku bisa memenangkannya dalam proyek di Luwu Utara dan Luwu Timur jika memberikan fee sebesar 6 persen.

“Saya telepon, saya bicara datang mi disini di kantin. Setelah di kantin kita ketemu itu orang. Dia bilang 6 persen. Saya bilang oke mi. Bisa dimenangkan tapi setelah terbit uang muka,” katanya ketika datang di Kantor Gubernur untuk bertemu dengan Majelis Etik Pemprov untuk diminta keterangan, Selasa, (13/7/2021).

Lanjut kata dia, setelah ULP ternyata perusahaannya hanya memenangkan proyek yang ada di Masamba, Luwu Utara, kampung halamannya. Sedangkan proyek di Luwu Timur perusahaannya tidak berada diurutan pertama.

Setelah tahap klarifikasi, ia keluar untuk mengurus dokumen. Ketika itu, pihak oknum kembali menelepon untuk meminta fee 2 persen.

“Setelah klarifikasi, kami keluar fotocopy. Menelepon lagi harus bayar 2 persen sekarang. Kalau tidak dibayar, tidak diklik pemenang,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
5
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar