Cara Kerja Tim Detektor Diubah, Tak Boleh Kontak Fisik hingga Pemeriksaan di Luar Rumah

Selasa, 13 Juli 2021 14:42

Tim Detektor Pemkot Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar akhirnya mengevaluasi tim detektor yang diturunkan memeriksa status kesehatan masyarakat.

Evaluasi ini tidak lepas dari banyaknya kritikan dan masukan yang digaungkan masyarakat. Tim detektor dinilai banyak melanggar Prokes. Mulai dari melepas masker hingga menimbulkan kerumunan.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menilai setiap program memang perlu adanya evaluasi. Begitupun dengan tim detektor. Sehingga bisa bekerja lebih baik kedepannya.

Segala masukan dan kritikan dari masyarakat ditampung dan dijadikan bahan evaluasi untuk bekerja lebih baik hari selanjutnya.

Salah satu yang menjadi bahan evaluasi ini adalah Alat Pelindung Diri (APD) yang terdiri dari baju hazmat dan handscoon. Danny mengaku kembali memperagakan alkohol untuk disemprot ke badan setiap kali selesai mengunjungi masyarakat.

“Dengan segala kekurangan, APD cuma satu. Ini APD yang licin. Makanya saya bilang kita dua hari turun satu hari cuci APD. Kita manajemen itukan dari kritikan. Misalnya alatnya tidak steril makanya saya belikan alkohol 70 persen. Semprot. Selesai,”ucapnya, Selasa (13/7/2021).

Jika selama ini masyarakat menolak diperiksa di dalam rumah. Tim detektor kini hanya akan memeriksa di luar rumah. Selain sentuhan fisik juga diminimalisir.

“Kenapa sentuh orang, janganki sentuh orang. Kenapa di dalam rumah, yah di luar rumah, begitu tidak adaji masalah,”kata Danny.

Bagikan berita ini:
6
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar