Kemanusiaan Pertemukan Semua Agama

Selasa, 13 Juli 2021 13:45

Diskusi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Agama tidak seharusnya mengotak-ngotakkan pemeluk. Sebab, ada kemanusiaan yang menjadi nilai bersama.

Kerukunan di tengah beragamnya keyakinan sejatinya bisa diwujudkan. Diperlukan cara pandang disertai sikap bersama dalam mengamalkan esensi dari setiap ajaran agama yang ada.

Setiap agama tentu mengajarkan tentang nilai-nilai kemanusiaan dan menebarkan kemaslahatan bersama. Dua ajaran ini sangat penting untuk senantiasa diimplementasikan dalam kehidupan sosial.

Demikianlah yang mengemuka dalam diskusi “Membumikan Ide Moderasi Beragama” yang digelar Balai Litbang Agama (BLA) Makassar bersama FAJAR di Graha Pena, Jl Urip Sumoharjo, Senin, 12 Juli.

Sebagai pembicara utama dalam diskusi ini, Kepala BLA Makassar Saprillah menyampaikan bahwa ide tentang moderasi beragama bertujuan untuk mecari titik temu agama-agama.

Moderasi beragama bukanlah cara pandang menafikan perbedaan, tetapi ikhtiar tidak menjadikan perbedaan sebagai alat untuk menjauhkan kemanusiaan.

“Kemanusiaan itu adalah titik di mana kita bisa bertemu,” ujar Saprillah.

Ia menegaskan praktik-praktik kemanusian merupakan jalan menuju kemaslahatan. Setiap individu maupun kelompok agama tidak lagi berbicara tentang eksistensi dari agamanya, tetapi lebih ke upaya memanusiakan antara satu dengan yang lain.

“Berbuat baik tidak lagi atas dasar karena kita satu agama. Tapi, karena melihat orang lain itu sebagai manusia yang sepatutnya dihargai dan dibantu,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
7
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar