Kemanusiaan Pertemukan Semua Agama

  • Bagikan

"Kelompok-kelompok ini tidak perlu kita pakai, yang baperan, dan ngotot. Itu bahaya. Kita fokus saja dengan kelompok rasional yang bisa sama-sama memegang prinsip kemanusiaan sebagai dasar hidup rukun," jelas Saprillah.

Sejauh ini, Kementerian Agama, khususnya BLA Makassar, telah menjalankan berbagai program dalam upaya membumikan ide moderasi agama.

"Tahun ini kita sementara merancang modul pembelajaran moderasi agama. Insyaallah selesai tahun ini dan bisa diakses oleh semua," tutur Saprillah.

"Kita juga gencar menyasar kaum muda dengan terus melakukan diskusi, baik dari sekolah ke sekolah maupun secara umum lainnya seperti sekarang ini bagian dari strategi kita," tandasnya.

Dalam diskusi ini, turut hadir sejumlah pengemuka agama. Salah satunya adalah Pendeta Mince Iman Boron STH. Ia menyepakati bahwa nilai-nilai kemanusiaan adalah ajaran setiap agama.

"Kita di agama Kristen juga setuju kalau ide moderasi ini sangat perlu sekali untuk ditanamkan. Sebab, di agama kami sendiri saja itu banyak perbedaan kelompok," jelasnya.

Kristen, kata dia, adalah agama yang mengutamakan kasih sayang yang diturunkan oleh Yesus Kristus kepada semua pengikutnya.

"Kita juga mau untuk tidak perlu mempermasalahkan perbedaan, tapi mencari persamaan. Kemanusiaan adalah jawabannya," katanya. (maj)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan