Permintaan Justice Collaborator Agung Sucipto Ditolak JPU KPK

Selasa, 13 Juli 2021 18:05

IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak usulan justice Collaborator (JC) yang diminta oleh tim kuasa hukum Agung Sucipto.

Agung Sucipto sendiri merupakan terdakwa kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel yang juga menyeret nama Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah.

Selain Nurdin, kasus tersebut juga turut menyangkut mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU), Edy Rahmat.

Agung sendiri sejak awal persidangan sudah meminta untuk menjadi justice collaborator dan berjanji akan proaktif mendukung proses berlangsungnya sidang.

Namun sayangnya, permintaan JC Agung Sucipto ditolak oleh JPU KPK.

JPU menyebut Agung tidak dapat menjadi justice collaborator sebab dirinya merupakan tersangka utama.

Yang mana justice collaborator hanya dapat diberikan kepada terdakwa yang bukan merupakan pelaku utama.

“Menjadi fakta di persidangan bahwa saudara Agung Sucipto melalui kuasa hukumnya mengajukan justice collaborator ke JPU, saya tidak tahu bagaimana nanti majelis hakim, tapi kami bulat menolak permohonan justice collaborator,” ujar JPU KPK, Muhammad Asri seusai sidang.

“Justice Collaborator itu dia bukan sebagai pelaku utama, kami menganggap bahwa saudara agung Sucipto itu adalah pelaku utama, dalam hal ini sumber siap ini berasal dari Agung Sucipto. Jadi saya tidak setuju apabila Agung Sucipto dianggap sebagai justice collaborator,” lanjut Asri.

Bagikan berita ini:
2
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar