Renovasi Sekolah dari BRI, Ukir Senyum Para Siswa di Dompu NTB

Selasa, 13 Juli 2021 18:50

IST

Hal tersebut menjadi tantangan sendiri bagi pengelola yayasan yang memiliki keterbatasan sarana dan pra sarana. Kondisi yang serba terbatas mendorong pengurus yayasan memutar otak. Ide menerapkan sistem rolling atau bergantian dalam penggunaan kelas yang terbatas pun muncul.

“Kadang-kadang kami belajar di pohon yang tumbuh di pekarangan sekolah. Kalau kelas 1-2 gabung, kadang-kadang kalau matahari tidak terlalu panas kita ajak mereka belajar di luar kelas selama beberapa tahun, cukup efektif kok yang terpenting anak-anak bisa belajar sambil bermain,” katanya.

Kondisi Pandemi

Selama pandemi, sistem belajar mengajar menerapkan sistem ganjil genap. Kelas ganjil 1, 3, dan 5belajar pada Senin, Rabu, dan Jumat. Adapun kelas genap 2, 4, dan 6 belajar pada Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Hal itu dilakukan untuk mengikuti himbauan dari pemerintah, selain itu agar para siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman karena meminimalisir penularan virus Covid-19.

“Kami melakukan kerjasama dengan komite dan orang tua, agar sekolahnya tidak lama di kelas sekitar 3 jam saja kemudian disuruh pulang. Kami menerapkan sistem ganjil genap. Sehingga ruangannya bisa kami pakai semua. Karena posisi duduk siswa kita jaga jarak,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
9
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar