Terima Tuntutan 2 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Agung Sucipto: Sisa Kami Perjelas di Pledoi

Selasa, 13 Juli 2021 16:05

Agung Sucipto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menuntut terdakwa kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel, Agung Sucipto dengan tuntutan 2 tahun dan denda 250 juta Rupiah.

Tuntutan tersebut usai Agung Sucipto diduga melanggar UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia dikenakan Pasal 5 (1) UU Tipikor Jo Pasal 64 (1) KUHP, dengan ancaman penjara minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp250 juta.

Menanggapi tuntutan tersebut, Tim Kuasa hukum Agung Sucipto tuntutan tersebut sudah cukup rasional jaksa dalam memberikan tuntutan kliennya.

“Kami berpendapat bahwa tuntutan tersebut lahir dari penilaian yang bijaksana yang telah dilakukan oleh tim jaksa penuntut umum,” ujar Denny Kailimang.

Akan tetapi dirinya menyebut tetap akan melakukan pledoi untuk memperjelas dan meluruskan fakta yang terjadi secara detail.

Olehnya, dalam sidang pledoi nanti pihaknya tidak akan membantah tuntutan jaksa penuntut umum.

“Sehingga dalam pledoi yang kami susun berikutnya tidaklah bertujuan untuk membantah tuntutan jaksa penuntut umum, melainkan sekadar upaya kami untuk memperjelas terkait rangkaian peristiwa yang kelak menjadi putusan hakim,” lanjutnya. (Zaki/fajar)

Bagikan berita ini:
8
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar