Anggota Komisi III DPR RI Apresiasi Langkah Tegas Kejari Makassar Tangani Perkara Narkotika

Rabu, 14 Juli 2021 20:00

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar, Andi Sundari

Satu Bulan, Dua Dituntut Pidana Mati dan Satu Dituntut Pidana Seumur Hidup

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-— Pengananan perkara narkotika di Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar sangat baik. Tahun 2021 ini ada dua terdakwa penyalahgunaan narkotika yang dituntut pidana mati dan satu pidana seumur hidup.

Dua terdakwa dituntut pidana mati tersebut adalah Hengky Sutejo dan Dwi Putra Abdi. Sedangkan terdakwa yang dituntut pidana seumur hidup adalah Munajib Muchtar.

Hengky Sutejo diketahui merupakan residivis narkotika yang sementara menjalani pidana seumur hidup di Lapas Narkotika Sungguminasa, Gowa. Hengky mendapatkan barang berupa pil ekstasi sebanyak 4.945 butir dengan berat seluruhnya 2.074 gram brutto yang dikirim melalui ekspedisi dari Belanda dengan dikemas dalam 1 (Satu) pasang pakaian pengantin.

Dia dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan Primair.

Terdakwa selanjutnya yang dituntut pidana mati adalah Dwi Putra Abadi. Dari tangan terdakwa ini ditemukan barang bukti 13,8 Kg sabu-sabu dan 2.994 butir ekstasi.

Dalam surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram” sebagaimana dalam dakwaan Pertama dalam surat dakwaan JPU yakni Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dan meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar yang memeriksa dan mengadili perkara memutuskan, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Dwi Putra Abadi dengan pidana mati

Bagikan berita ini:
7
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar