Anggu Puas Dituntut Dua Tahun Penjara

Rabu, 14 Juli 2021 10:47

Sidang Kasus Dugaan Suap Proyek Infrastruktur. Foto: IDHAM AMA/FAJAR

Terdakwa Kasus Dugaan Suap Proyek Infrastruktur

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Terdakwa kasus dugaan suap proyek infrastruktur Sulsel, Agung Sucipto dituntut hukuman dua tahun penjara. Agung alias Anggu pun mengaku puas dengan tuntutan JPU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Penasihat Hukum (PH) Agung sucipto, Denny Kailimang mengatakan, tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) sudah cukup adil. Meski demikian, dia mengaku masih akan melakukan klarifikasi pada sidang pembelaan mendatang.

“Kami apresiasi tuntutan JPU. Memang JPU punya alasan sendiri atas tuntutannya. Tapi kami punya sudut pandang juga terkait beberapa hal yang harus diklarifikasi,” kata Denny usai sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Makassar, Selasa, 13 Juli.

Denny mengakui sejauh ini sudah mengarahkan tuntutan ke pasal 13. Tetapi karena JPU menggunakan pasal 5 ayat 1 junkto pasal 64 ayat 1, pihaknya masih akan tetap bersikeras menggunakan pasal 13 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah menjadi UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).”Kami arahkan ini sebenarnya ke pasal 13, tapi dia (JPU) kaitkan dengan adanya proposal itu. Dia kaitkan dengan peran Edy. Itu tidak apa-apa, kami akan bahas kembali dengan tim,” kata Denny.

Dia juga menilai peran Anggu dalam persidangan sudah sangat tepat. Ia mengikuti semua prosedur dengan baik, termasuk mengungkap alasan keterpaksaannya melakukan suap.

Bagikan berita ini:
7
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar