Efektivitas PPKM Darurat, Penyekatan Ditingkatkan Jadi 100 Titik

Rabu, 14 Juli 2021 17:35

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Rabu (14/7). Foto: Fransiskus A...

Sambodo menambahkan penyekatan pada 100 titik di dalam kota, batas kota, hingga daerah penyangga itu dilakukan guna efektivitas pelaksanaan kebijakan PPKM darurat.

Sebab, sejauh ini masih terjadi peningkatan mobilitas di dalam kota dan batas kota, sedangkan penyekatan di jalur tikus tak dimungkinkan mengingat jumlahnya sangat banyak.

“Sejak PPKM darurat saja ada 400 ribuan lebih kendaraan yang kami putar balik,” ujar Sambodo.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menambahkan, sejatinya untuk para driver ojol telah diatur melalui Instruksi Gubernur Nomor 44 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pengendalian Mobilitas Penduduk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dia menjelaskan isi aturan itu antara lain ialah seluruh pekerja esensial dan kritikal wajib melakukan registrasi dan mendapatlan surat tanda registrasi pekerja yang diterbikan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Syafrin, siapa pun yang bekerja dan masuk ke dalam dua sektor itu wajib mengurus dan mendapatkan STRP.

Bagikan berita ini:
5
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar