Tim Detektor Ditolak Masyarakat, Camat dan Lurah Diminta Berperan Aktif

Rabu, 14 Juli 2021 13:55

Tim Detektor

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejak mulai bertugas Sabtu (10/7) lalu, Tim Detektor menuai banyak kritikan. Tidak hanya dari masyarakat, tapi juga dari kalangan akademisi, musisi, hingga ahli medis.

Banyak yang khawatir, keberadaan Tim Detektor justu malah membawa virus, sebab bertugas secara mobile dari rumah ke rumah.

Hal itu menyebabkan kontroversi di tengah masyarakat. Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tak tinggal diam. Ia pun langsung melakukan rapat kordinasi bersama Forkopimda Kota Makassar.

Mereka membahas keluhan masyarakat diantaranya banyak yang tidak mengetahui program tim detektor, sehingga warga yang dikunjungi sempat merasa kaget tak sedikit juga yang menolak.

Tak hanya itu, foto tim detektor yang tidak mengikuti standar SOP selama bertugas banyak beredar dan memenuhi beranda sosial media.

Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana angkat bicara. Katanya, program ini menyasar RT/RW dan tanggung jawab disetiap wilayah berada pada camat dan lurah.

“Program yang digagas pak wali ini kami dukung dan support penuh karena kita ingin memutus rantai covid 19. Tapi timbulnya keresahan masyarakat karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan camat- lurah kepada warganya,” ucap Witnu dalam Rakor via Zoom, Selasa (13/7/21) malam.

Witnu pun meminta camat – lurah untuk maksimal bekerja untuk mensukseskan Makassar Recover. Ia pun mengaku akan mendukung penuh program tersebut.

Bagikan berita ini:
8
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar