Aksi Tali Sepatu, Cara Pemkab Sinjai Tekan Angka Gizi Buruk

Kamis, 15 Juli 2021 21:18

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Inovasi ‘Aksi Tali Sepatu’ merupakan cara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam melakukan upaya penanganan kasus stunting atau gizi buruk.

Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib dalam kegiatan penilaian aksi konvergensi penanganan stunting pemerintah daerah yang diselenggarakan Pemprov Sulawesi Selatan. Berlangsung di Ballroom Phinisi Hotel Claro Makassar. Rabu, (14/07/2021) Kemarin.

Irwan menyebut, inovasi ‘Aksi Tali Sepatu’ merupakan akronim dari aksi konvergensi kegiatan lintas sektor dalam penanganan stunting. Ibarat tali sepatu, biasa tidak sama bentuknya, namun arahnya sama. “Jadi kami mencoba melakukan kolaborasi dalam kegiatan-kegiatan dari perangkat daerah lainnya menuju penanganan stunting,” ucapnya

Di Kabupaten Sinjai lanjut Irwan penanganan stunting ini telah diatur berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sinjai Nomor 258 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kabupaten Sinjai.

Hingga saat ini angka kasus stunting di Sinjai terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Tercatat di tahun 2020, angka stunting di Bumi Panrita Kitta berada di angka 7,14 persen.

“Insya Allah bahwa inovasi yang kita lakukan dengan keterlibatan dari semua sektor, saya yakin dan percaya kita mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Sinjai,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya optimis melalui inovasi ini, Sinjai mampu bersaing dengan Kabupaten lainnya yang ada di Sulsel.

Bagikan berita ini:
2
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar