Bela Menko Luhut, Ferdinand: Jangan Bikin Malu Karena Pemahaman Sempit

Kamis, 15 Juli 2021 15:36

Ferdinand Hutahaean (Foto: JPNN.com/GenPI.co)

“Misalnya penyediaan dan penambahan fasilitas Rumah Sakit Darurat, penyaluran bantuan kepada masyarakat, penyediaan kekurangan oksigen, penyediaan obat-obatan, pengendalian aktivitas masyarakat, penyekatan dan berbagai hal yang harus diintegrasikan dalam menanggulangi covid. Semua terkendali dan terintegrasi,” ujarnya.

Ferdinand menilai, bahwa orang yang berifikir ucapa Luhut terkait angka positif Covid-19 merupakan pemikiran yang sempit.

“Orang-orang yang berupaya menyerang pemerintah dengan mempolitisasi yang tak patut dipolitisasi apalagi pemahaman yang rendah terhadap pernyataan pak Luhut,” katanya.

Terakhir, ia berpesan kepada pengkritik pemerintah untuk sebaiknya pahami dulu maknanya sebelum berkomentar.

“Jangan bikin malu karena pemahaman sempit. Pemahaman itu menunjukkan kualitas nalar dan kapasitas berpikir. Malulah punya nalar sempit,” pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut mengklaim pandemi masih terkendali.

Dia bahkan bilang bahwa jika ada pihak yang tidak yakin, dia akan tunjukan ke wajahnya.

“Jadi kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, sangat-sangat terkendali. Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya, nanti saya tunjukkin ke mukanya bahwa kita terkendali, jadi semua kita laksanakan,” kata Luhut dalam pernyataan pers kemarin.

Dia percaya dalam beberapa hari ke depan, kasus Corona akan membaik.

“Bahwa kita punya masalah, saya berkali-kali sampaikan yes kita punya banyak masalah dan ini masalah kita perbaiki dengan tertib karena tim saya ulangi tim bekerja sangat kompak,” ujar Luhut. (dal/fin).

Bagikan berita ini:
7
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar