Bupati Gowa Ngaku Dihujani Pertanyaan Akibat Ulah Arogan Bawahannya

Kamis, 15 Juli 2021 15:58

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan

FAJAR.CO.ID, GOWA – Imbas aksi penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap Riyana yang kabarnya tengah hamil, membuat Bupati Gowa terkena dampaknya.

Orang nomor satu di Kabupaten Gowa itu mengaku sangat banyak menerima panggilan telepon dan pesan singkat, dari sejumlah warganya terkait ulah anggotanya itu.

Melalui akun Instagram pribadinya, Adnan Purichta Ichsan secara tegas tidak akan memberikan toleransi kepada oknum Satpol PP Gowa itu, yang bernama Mardhani Hamdan.

“Hari ini saya banyak menerima pesan dan telepon terkait kelakuan oknum salah satu Satpol PP di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. Mohon maaf saya tidak bisa membalas satu persatu,” tulis Adnan di postingannya hari ini, Kamis (15/7/2021).

“Terkait aksi pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Gowa saat melakukan penertiban dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindak lanjuti pihak kepolisian,” sambung dia.

Keponakan dari Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) ini menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke penyidik Polres Gowa, untuk menindaki bawahannya itu. Dia juga melibatkan pihak Inspektorat Kabupaten Gowa soal kasus ini.

“Bagaimanapun karena ini sudah masuk ranah hukum, kita serahkan sepenuhnya penanganannya ke kepolisian,” tegas Adnan.

“Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindak lanjuti,” terang Bupati Gowa dua periode ini.

Bagikan berita ini:
4
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar