Oknum Satpol PP Belum Tersangka, Kapolres: Tunggu Gelar Perkara

Kamis, 15 Juli 2021 22:10

Mardani Hamdan, Sekretaris Satpol PP Gowa.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Penyidikan Sat Reskrim Polres Gowa belum menetapkan Mardhani Hamdan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang wanita yang mengaku tengah hamil.

Kasus ini sudah berjalan satu hari lamanya. Yakni sejak Rabu malam (14/7/2021) hingga hari ini, Kamis malam (15/7/2021).

Namun sampai saat ini, polisi belum menaikkan status hukum kepada oknum Sekretaris Satpol PP Kabupaten Gowa itu.

“Ini masih diduga pelaku. Nanti setelah gelar perkara lalu kita putuskan,” kata Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin, di kantornya.

Sejauh ini, lanjut suami dari penyanyi Uut Permatasari itu, penyidik telah memeriksa enam orang saksi. Nantinya, hasil pemeriksaan itu akan dijadikan alat untuk menentukan status oknum Satpol PP Gowa tersebut sebagai tersangka atau tidak.

“Enam orang saksi diperiksa. Dua dari polisi, dua Satpol PP, masyarakat satu orang, dan suami korban (Ivan),” tambah perwira polisi dua melati ini.

Terpisah, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan secara tegas tidak akan memberikan toleransi kepada oknum Satpol PP Gowa itu, yang bernama Mardhani Hamdan.

“Hari ini saya banyak menerima pesan dan telepon terkait kelakuan oknum salah satu Satpol PP di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. Mohon maaf saya tidak bisa membalas satu persatu,” tulis Adnan di postingannya hari ini.

“Terkait aksi pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Gowa saat melakukan penertiban dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindak lanjuti pihak kepolisian,” sambung dia.

Bagikan berita ini:
10
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar