Suap Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 15 Juli 2021 17:58

DOK.JAWAPOS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo divonis lima tahun dan denda Rp400 juta subsider enam bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (15/7).

Ia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tipikor yang dilakukan secara bersama-sama terkait izin ekspor benih bening lobster (BBL) atau benur.

“Menyatakan terdakwa Edhy Prabowo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tipikor yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama,” kata hakim membacakan putusan, Kamis (15/7).

Selain pidana badan dan denda, hakim juga menjatuhkan vonis kewajiban membayar uang pengganti terhadap Edhy sebesar Rp9.687.447.219 dan USD77 ribu.

“Dalam hal terdakwa tidak punya harta benda untuk menutupi uang pengganti, maka dipidana selama dua tahun,” kata hakim.

Tak hanya itu, hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik selama tiga tahun terhitung sejak Edhy selesai menjalani pidana pokok.

Dalam menjatuhkan putusan, majelis hakim mempertimbangkan sejumlah hal. Hal yang memberatkan, Edhy disebut tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Edhy juga disebut tidak memberikan teladan yang baik selaku menteri kelautan dan perikanan. Selain itu, Edhy disebut telah menikmati hasil tipikor.

Sementara hal yang meringankan Edhy berlaku sopan selama persidangan, belum pernah dihukum, serta sebagian harta bendanya yang berasal dari tipikor telah disita.

Bagikan berita ini:
5
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar