Tolak PPKM Darurat di Kota Pasuruan, Ratusan Remaja Diamankan

Kamis, 15 Juli 2021 21:19

DIDATA: Petugas saat mendata sejumlah pendemo yang menggelar aksi menolak PPKM darurat di Kota Pasuruan, Kamis (15/7). (...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Pasuruan masih berjalan. Namun, Kamis siang (15/7) ada ratusan massa berkumpul. Mereka menggelar aksi penolakan PPKM Darurat di Kota Pasuruan.

Mayoritas peserta aksi itu adalah anak muda. Lantaran dinilai meresahkan dan memicu kerumunan, peserta aksi itu pun lantas diamankan aparat kepolisian.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, massa mulai berkumpul di Jalan Pahlawan, Kamis (15/7) siang. Sasaran mereka sebenarnya ialah Balai Kota Pasuruan. Mereka akan memprotes kebijakan pemerintah mengenai PPKM Darurat yang berlangsung hingga 20 Juli mendatang.

Tanpa orasi. Massa hanya membawa beberapa pamflet yang menyerukan penolakan PPKM Darurat. “Jangan membodohi rakyatmu demi uang”. Ada juga yang membawa pamflet dengan nada satir dengan mencantumkan nomor telepon. “Jual alat bantu dengar, biar bisa dengar suara rakyat”. Sebagian juga terlihat mengarak keranda mayat bertuliskan “Covid mengintai”.

Akan tetapi, petugas gabungan sedari awal sudah bersiaga. Tak ingin terjadi kerumunan, para petugas menghalau massa. Mereka diminta bubar. Massa didorong mundur. Semburat. Ada yang lari ke arah utara. Sebagian besar kabur ke arah selatan. Hingga sampai di Jalan Wahidin Sudirohusodo.

Peserta aksi itu diamankan di berbagai penjuru. Sebab setelah mengetahui kedatangan petugas, mereka langsung berpencar. Ada yang ditangkap di Jalan Pahlawan, ada yang di Jalan Balai Kota. Sebagian juga di Jalan Wahidin, Jalan Sunan Ampel dan Jalan Sultan Agung.

Bagikan berita ini:
6
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar