Diduga Provokator Demo PPKM Mikro di Kota Ambon, Pengunjuk Rasa Ditangkap

Jumat, 16 Juli 2021 17:39

Sejumlah polisi berpakaian preman mengamankan seorang demonstran yang diduga provokator saat membubarkan unjuk rasa di K...

FAJAR.CO.ID, AMBON — Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menangkap sejumlah pengunjuk rasa. Mereka diduga sebagai provokator dalam demonstrasi yang mengkritisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kota Ambon, Maluku, Jumat (16/7).

”Iya ada lebih dari tiga orang diamankan. Masih kita proses,” kata Kapolresta Pulau Ambon Kombespol Leo S.N. Simatupang seperti dilansir dari Antara di simpang empat Lapangan Merdeka, Ambon.

Aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease didukung TNI dan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Ambon, membubarkan paksa aksi ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi pada Jumat (16/7) siang. Massa menggelar demo hingga dua tahap, dimulai pada Jumat pagi di depan kantor Wali Kota Ambon dan pada siang hari massa makin banyak setelah salat Jumat.

Leo mengatakan, sejumlah orang yang diamankan tersebut karena dinilai memprovokasi saat demonstrasi tersebut. Mereka akan diperiksa dan belum tentu dibebaskan begitu saja.

Berdasar pantuan, sejumlah demonstran ada yang diamankan ke Kantor Wali Kota Ambon dan ada yang dibawa ke Kantor Polsek Sirimau tak jauh dari simpang empat Lapangan Merdeka.

Kapolresta menyatakan mereka akan dimintai keterangan di kantor Gugus Tugas Kota Ambon. ”Karena kita melihat mereka memprovokasi orang lain dalam demo,” ujar Leo S.N. Simatupang.

Dia meminta semua pihak untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus melakukan demo. Sebab, polisi tidak akan mengizinkan unjuk rasa pada masa pandemi Covid-19, merujuk pada Instruksi Mendagri, disusul Instruksi Wali Kota Ambon, termasuk UU tentang Karantina.

Bagikan berita ini:
2
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar