Kebutuhan Oksigen, Khofifah Indar Parawansa Siapkan Pengisian Gratis

Jumat, 16 Juli 2021 21:53

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengakui, banyak kabupaten dan kota yang minta dan mengajukan pengisian tabung oksigen gratis. Pengajuan itu dilakukan beberapa daerah setelah Khofifah membuka tempat pengisian tabung oksigen gratis mulai Sabtu (17/7).

Pengisian itu sementara baru bisa dilakukan warga di tiga tempat di Jatim. Tempat-tempat tersebut adalah Kantor Dinas Perhubungan Jatim, Kantor Samsat Kabupaten Sidoarjo, dan Kantor Samsat Kabupaten Gresik.

”Sejak 2 hari lalu Sekda (Sekretaris Daerah) Heru Tjahjanto bilang soal pengisian gratis kepada masyarakat. Banyak daerah yang mengirimkan harapan yang sama,” ujar Khofifah pada Jumat (16/7).

Khofifah menyebut tempat pengisian oksigen gratis itu bisa dilakukan bila ada continuity supply atau suplai berkelanjutan. Dengan begitu, ada sustainability atau keberlangsungan proses pengisian tabung oksigen.

”Warga yang akan mengisi, tabungnya membawa masing-masing. Supaya terjaga jadi 3 titik yang insya Allah besok (17/7) akan dimulai. Pengisian secara gratis 24 jam,” jelas Khofifah.

Di satu tempat, terdapat 500 meter kubik liquid oksigen yang disediakan. Diharapkan ke depannya banyak pihak yang memberikan bantuan sehingga bantuan oksigen gratis bisa disebarkan ke berbagai tempat.

”Saat ini alhamdulillah dapat bantuan dari Aliansi BUMN di Jatim. Insya Allah akan dikembangkan di daerah yang permintaannya mulai terkonfirmasi ke kami dan tim. Sehingga bisa dapat layanan keterisian oskigen terutama isoman dan yang di ambulans,” kata Khofifah.

Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mewakili Aliansi BUMN Jatim memberikan bantuan oksigen bagi warga Jawa Timur. Pihaknya menarget akan mengumpulkan 50 ton oksigen per minggu.

”Kami akan coba. Pada tahap awal bisa saja 50 ton per minggu. Tapi kami lihat alokasi. Saat ini baru dapat 9 ton. Kami upayakan bersama BUMN. Kami cari source sebanyak-banyaknya,” ujar Dwi.

Dia menjelaskan, hingga kini, terdapat 14 BUMN Jatim yang membantu Pemprov Jatim untuk pengadaan oksigen. PT Petrokimia Gresik, memiliki unit pengisian oksigen. Namun, belum beroperasi.

”Target operasi 15 Agustus dengan kapasitas sebesar 20 ton liquid oksigen per hari. Ini akan diproduksi untuk membantu kebutuhan Jatim,” ucap Dwi. (ant/jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
2
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar