Mengaku Hamil Namun Tes Medis Membantah, Begini Kondisi Riyana Sekarang

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Riyana saat ini masih menjalani perawatan medis di RS Ibnu Sina, Makassar, usai mendapat kekerasan fisik dari oknum Satpol PP Gowa, Mardhani Hamdan.

Pengacara Riyana, Ari Dumais, mengatakan, wanita yang mengaku hamil itu menjalani pengobatan pasca kejadian karena sempat pingsan dan kini masih sementara proses penyembuhan di rumah sakit tersebut.

"Saat ini masih proses penyembuhan karena masih trauma atas kejadian. Sekarang masih di RS di Makassar," katanya, Jumat malam (16/7/2021).

Riyana didampingi terus oleh suaminya, Ivan yang juga menjadi korban, atas peristiwa yang dilakukan oleh oknum abdi negara itu. Namun Ivan tidak mengalami luka berat.

Dirinya juga sudah mendengar kabar bahwa oknum itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia pun mengapresiasi Polres Gowa. Termasuk Inspektorat Pemkab Gowa yang sigap menindaki kasus ini.

"Kami hargai itu. Kami juga beri jempol polisi. Segala keputusan oleh inspektorat, kami hargai. Kami dampingi korban cari keadilan," terang Ari kepada wartawan.

Diketahui, oknum Satpol PP Gowa, Mardhani Hamdan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Gowa. Oknum Satpol PP itu dijerat soal kasus penganiayaan.

"Dari sebelumnya kasus ini dalam tahap penyelidikan, kini dinaikkan ke penyidikan dan menetapkan saudara MH sebagai tersangka," kata Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin siang tadi.

Sebelumnya diberitakan, Ivan mengaku istrinya hamil 9 bulan saat dia dan istrinya dipukul oknum Satpol PP Gowa yang tengah melakukan razia PPKM. Ivan menyebut istrinya sempat mengalami kontraksi dan pingsan.

“Pada saat dipukul, dia kejar Satpol PP, tiba-tiba langsung ada keluar air, cairan,” ujar Ivan, kepada sejumlah wartawan.

Kepala Bidang Komunikasi Kabupaten Gowa, Arifuddin Zaen,i membantah pengakuan Ivan (24), terkait tengah hamil 9 bulan saat dipukul oknum Satpol PP Gowa yang tengah melakukan razia PPKM. Hal ini dibuktikan dengan penolakan istri Ivan, Amriana, yang tidak mau kehamilannya dites.

“Dia (wanita yang dipukul oknum Satpol PP) tidak hamil. Waktu mau dites USG, dia tidak mau. Ini perempuan tidak hamil,” kata Arifuddin, Kamis (15/7/2021) kemarin.

Arifuddin juga heran Amriana tidak mau dites USG setelah tes plano tidak menunjukkan adanya gejala kehamilan.

“Hasil tes plano tidak menunjukkan gejala hamil. Ketika mau tes lanjutan USG, yang bersangkutan tidak mau dites USG. Artinya apa?” tandasnya. (ishak/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan