Pasokan Oksigen Tak Tersedia, RS di Kota Bogor Tutup Layanan IGD

Jumat, 16 Juli 2021 22:58

Ilustrasi-- Petugas membawa tabung oksigen di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Sardjito, Jogjakarta, Minggu (4/7). Kete...

FAJAR.CO.ID, BOGOR — Sejumlah rumah sakit di Kota Bogor menutup sementara layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara. Langkah itu dilakukan karena pasokan oksigen ke RS tersebut saat ini tak tersedia.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, kebijakan penutupan IGD dilakukan karena saat ini tengah mengalami krisis pasokan oksigen untuk pasien Covid-19. “Tutup sementara tunggu oksigen,” kata Dedie A Rachim, Jumat (16/7/2021) siang.

Sehingga tak hanya RSUD Kota Bogor yang mengalami kesulitan dengan pasokan oksigen, namun kondisi itu terjadi di 21 RS rujukan Covid-19.

Berdasarkan laporan yang masuk, ada beberapa RS yang menutup layanan IGD, pertama RS UMMI, RS Siloam, RS Azra, dan RS Graha Medika.

Dedie juga mengungkapkan, Wali Kota Bogor Bima Arya juga saat ini tengah keliling ke lima filling station atau stasiun pengisian oksigen di Kabupaten Bogor. “Kang Bima saat ini sedang cek di Cibinong, Citeureup , Ciluengsi untuk cek kondisi mereka (pengisian oksigen),” katanya.

Sebelumnya, RSUD Kota kembali layanan pusat pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), setelah menutup sementara selama dua hari karena ketersediaan oksigen bagi pasien tak tersedia.

“Alhamdulillah, hari ini mulai buka (Jumat), kemarin oksigen habis kritis,” kata Direktur RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir, Jumat (16/7/2021).

Bagikan berita ini:
10
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar